Loading

Siapa Ayahku...? By. Azizah Attamimi

Pagi itu ia duduk bersama ayah, ibu tiri, dan kakak tirinya bersama di meja makan.

“ayah hari ini aku berniat menjenguk temanku Rena di rumah sakit, boleh kan ayah?” kata Ruiana meminta izin
“tentu saja boleh, apa yang harus ayah lakukan nak?” jawab ayah kembali bertanya
“aku hanya perlu izin ayah” jawab Ruiana
“Ru,… kalau kamu mau aku bisa menemani kamu” tawar Alhen saudara tiri Ruiana
“terimakasih kakak, aku tidak ingin merepotkan kakak, apalagi pagi ini kakak harus kuliah kan..” tolak Ruiana
“iya sih.. tapi kapanpun kamu butuh aku siap antarkan kamu koq..” tawar Alhen lagi.
“kamu gak usah sungkan –sungkan ya Ru.. Alhen sekarang sudah jadi saudara kamu, jadi kamu butuh apapun tinggal bilang sama dia yah..” tambah Bu Rahma ibu tiri Ruiana
“terimakasih Ma..” sahutku

Ayah berangkat kerja, Alhen kuliah, dan tinggallah Ruiana bersama Ibu tirinya di rumah. Bu Rahma melihat pintu kamar Ruiana terbuka dan menyapanya “Ru, kamu jadi menjenguk kawan mu?”

“iya ma ini aku sedang bersiap” sahut Ruiana
“owh.. naik apa?” Tanya Bu Rahma
“seperti biasa Ma naik sepedaku” jawab Ruiana sopan
“ya sudah hati hati ya… oh ya.. kapan pulang?” urus Bu Rahma Ruiana terdiam dan berbisik di dalam hatinya..” kapanpun aku akan pulang apa pedulimu”
“Ru?” panggil Bu Rahma
“ah iya… sepertinya sore ma, soalnya aku harus menyelesaikan urusan sekolah dengan teman –temanku dulu ma..” jawab Ruiana
“oh ya sudah.. hati –hati ya..” pesan Bu Rahma
“iya ma makasih..” sahut Ruiana

Diambilnya sepeda kesayangan Ruiana dari garasi rumah, dan ia pun mengayuh sepedanya.
~//~
Jam menunjukkan pukul 07.15, ini sudah telat untuk seorang pekerja yang harus berangkat ke tempat kerja.
 
Rifat seorang dokter muda, hari ini dia harus terlambat ke rumah sakit karena kesibukannya yang membuat dia harus tidur menjelang subhuh.

“Rifaaaaattttt………… ayo bangun ini sudah jam tujuh lewat……” teriak Bu Reema (ibunda Dr Rifaat) membangunkan Dr Rifat.

Membuka matanya perlahan dan terkejut melihat jam waker di nakasnya, Rifat pun segera berlari menuju kamar mandi. Dalam 15 menit ia pun siap berangkat kerja.

“Rifaat sarapan dulu nak…” panggil Bu Reema melihat Rifat yang langsung berlari menuju mobil
“gak usah maa.. Rif sarapan di rumah sakit saja.. ini sudah telat..” sahut Riifat teriak.

Rifat yang terburu –buru itu membunyikan klakson mobilnya sangat cepat. Di kejauha tampak Ruiana sedang mengayuh sepedanya harus kehilangan kendali karena terkejut bunyi klakson mobil Dr rifaat itu.

“Aduh…..” Ruiana terjatuh
 
Melihat Seseorang terjatuh di belakangnya Rifat langsung menginjakkan  rem dan keluar dari mobil menemui Ruiana yang terjatuh itu. Dia piker Ruiana terjatuh karena tertabrak mobilnya.
 
“maaf… maaf… saya terlalu terburu buru sampai menabrak anda…” kata Rifat panic
“gak papa.. anda tidak menabrak saya pak… tadi saya Cuma hilang kendali ketika ada bunyi klakson yang mengagekan saya..” jelas Ruiana meringankan
“wah itu pasti klakson mobil saya.. saya minta maaf ya..” sesal Rifat
“iya nggak papa koq pak… bapak bisa kembali lagi saja” usir Ruiana halus
“tapi anda … tidak apa –apa? Terluka atau keseleo atau…?” perduli cemas Rifat
“bapak tenanng saja saya gak papa kalaupun saya terluka saya tidak akan memberatkan anda… “ jawab Ruiana
“baiklah kalau begitu, tapi anda yakin tidak apa –apa?” Tanya Rifat meyakinkan
“iya… saya yakin pak… hmmm… saya yakin dokter yang baik tidak akan membiarkan pasiennya menuggu untuk diperiksa…, sebaiknya anda segera melanjutkan perjalanan anda” yakin Ruiana
“Dokter? Darimana anda tahu saya seorang dokter?” Tanya Rifat heran
“ah… saya hanya menebak saja… cara bicara bapak seperti seorang dokter buat saya” elak Ruiana
 
Mendengar ucapan itu Rifat pun tertawa kecil. “ah … mungkin iya…” sahutnya
“dan sekarang anda akan tetap berada disini?” sindir Ruiana
“ok … saya akan pergi sekarang…” kata Rifat sambil membantu Ruiana dan sepedanya berdiri
“trimakasih” kata Ruiana
“sama sama” sahut Rifat yang kembali ke mobilnya


( Password : Novel I-One )
 
 

Reff. ac-zzz.blogspot.com


Artikel Terkait:

13 komentar:

July 24, 2012 at 10:39 AM moenas said...

cerita yang menarik seklali brow

July 24, 2012 at 12:54 PM Adis Outline Bali said...

ceritanya menarik sob, jadi kangen ma bapak yg kerja jauh....

July 25, 2012 at 12:00 PM Surya Java said...

Sangat Oke Sob.... Salam kenal
By. www.surya-java.co.cc

July 26, 2012 at 4:25 AM Muhammad Albar said...

Mengugah...ceritanya

http://albarnation.blogspot.com/

July 28, 2012 at 10:53 AM Novee Site said...

ijin download sob, buat weekend :)

salam kenal,
http://noveescorpion.blogspot.com/

July 28, 2012 at 6:30 PM Mansyur said...

Manrik ceritanya..trims sudah berbagi..

July 29, 2012 at 11:43 PM grosir batik pekalongan said...

ceritanya mengandung arti yang mendalam

July 31, 2012 at 11:27 PM Ninji said...

Sungguh mengharukan sekali ceritanya sob...

August 1, 2012 at 4:29 PM Dieter said...

dear friend, enjoy the day happy hours,
they know nothing of recurrence, even
escaped, once vanished back
returns not a pleasant experience .... more
No man is rich enough
about his past
to buy back.
Have a Nice Wednesday, greetings from Dieter

August 1, 2012 at 10:35 PM Diary online said...

Wah Novel Nya Bagus2nsukses kawan

August 2, 2012 at 11:22 AM zyi share said...

Sob follow success #349, follback ya....
:D

http://www.zyiroyz.com/

September 11, 2012 at 12:23 PM Diary Online said...

Cerita nya keren2 penuh inspirasi

Post a Comment

 
Subscribe to Novel I-One

Enter your email address: