Melalui buku ini Anda diharapkan lebih dewasa dalam bercinta, ada banyak hal yang merupakan tembok batas pemisah yang tidak boleh dilangkahi. Etika dan kesopanan serta respek terhadap orang tua tetap menjadi perjuangan penulis, namun tidak diharapkan adanya tekanan dan penjajahan dari mereka. Cinta itu Asyik, jangan Asyik Bercinta, sehingga lupa segalanya
“Oleh karena cinta itu sabar; cinta itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Cinta yang sejati dan murni, cinta yang tanpa syarat (unconditional love)”. Milikilah!!!
Artikel Terkait:
Novel Agama
- Keajaiban Lailatul Qadar - Dzulqarnain M. Sunusi
- Hijab & Pakaian Muslimah dalam Shalat - Ibnu Taimiyah
- Jalan Terindah - Imam Sutrisno
- KISAH CINTA ADAM DAN HAWA
- Ketika Cahaya Hidayah Menerangi Qalbu - Imtiaz Ahmad
- Rahasia Diri - Dennise
- Sepercik Cahaya Keindahan Islam - Ustadz Muhammad Arifin Badri
- Islamku Islam Anda Islam Kita - Abdurrahman Wahid
- Kisah-Kisah Dhammapada
- Pelajaran mengenai Puasa, Tarawih dan Zakat
Novel Indonesia
- Riwayat Soeharto di Majalah Tempo
- Bung Karno Pejambung Lidah Rakjat Indonesia
- Sejarah Kerajaan-Kerajaan Di Tatar Sunda
- Sejarah Perkembangan Pemurnian Islam di Indonesia - HAMKA
- Gajah Mada 4 : Perang Bubat - Langit Kresna Hariadi
- Gajah Mada 3 : Hamukti Palapa - Langit Kresna Hariadi
- Gajah Mada 2 : Bergelut Dalam Kemelut Tahta Dan Angkara - Langit Kresna Hariadi
- Gajah Mada #1 - Langit Kresna Hariadi
- Kau Tak Perlu Mencintaiku - Almino Situmorang
- Rahasia Kebangkitan Rara Jonggrang - Java Joe
Novel Islam
- Keajaiban Lailatul Qadar - Dzulqarnain M. Sunusi
- Hijab & Pakaian Muslimah dalam Shalat - Ibnu Taimiyah
- Jalan Terindah - Imam Sutrisno
- KISAH CINTA ADAM DAN HAWA
- Ketika Cahaya Hidayah Menerangi Qalbu - Imtiaz Ahmad
- Penakluk Ujung Dunia - Dewi KZ
- Ada Rindu di Mata Peri - Asma Nadia
- Miss Pesimis - Alia Zalea
- Sepercik Cahaya Keindahan Islam - Ustadz Muhammad Arifin Badri
- Islamku Islam Anda Islam Kita - Abdurrahman Wahid
0 komentar:
Post a Comment